Kenapa Pohon Pisang Hanya Berbuah Sekali ?

April 15, 2018 Add Comment
Kenapa Pohon Pisang Hanya Berbuah Sekali ?
Pohon pisang adalah jenis tanaman yang paling sering dijumpai, baik itu di kota maupun di desa, bahkan pohon pisang dapat tumbuh secara liar di pinggiran jalan. Tumbuhan yang memiliki nama latin Musa paradisiaca terkesan memiliki banyak manfaat, mulai dari buahnya, batangnya hingga daunnya.

Namun siapa sangka tumbuhan yang hampir sama seperti pohon kelapa akan status 'tanaman sejuta manfaat' memiliki suatu keunikan tersendiri. Yaitu kemampuannya yang hanya dapat berbuah sekali saja lalu mati.

Pada artikel kali ini, kita akan mengulas penyebab pohon pisang hanya mampu berbuah sekali saja lalu mati.

Sebelum mengulas lebih lanjut, kita berkenalan terlebih dahulu dengan Musa paradisiaca atau dikenal dengan sebutan pohon pisang.


Klasifikasi Ilmiah

Kingdom Animalia
Divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Ordo Musales
Family Musaceae
Genus Musa
Spesies Musa paradisiaca


Pohon pisang dikategorikan ke dalam Divisi Magnoliophyta, yaitu tumbuhan berbungan. Berarti jenis akar pohon pisang adalah akar serabut (radix adventicia).




Batang pohon pisang berupa batang semu dan batang strom (batang sebenarnya). Batang semu merupakan batang yang seluruhnya dibalut oleh pelepah daun pisang. Batang strom sendiri berada pada bagian dalam (dibawah batang semu) berbentuk bulat (teres).

Apabila pada sepertiga bagian batang strom (batang sesungguhnya) terdapat mata calon tumbuh tunas (Jantung Pisang) maka bunga tersebut akan muncul keluar dari primordia yang terbentuk pada batang sesungguhnya, perkembangan primordia bunga memanjang keatas hingga menembus inti batang semu dan keluar diujung batang semu tersebut.

Simpelnya begini, apabila pada batang strom (batang sesungguhnya) terdapat jantung pisang (kembang buah) maka batang strom akan tumbuh menembus batang semu (pelepah pisang) dan ikut di bungkus dengan batang semu ini.

Apabila buah sudah matang, batang semu akan berhenti menerima asupan makanan dari batang sesungguhnya. jadi batang semu ini sudah tidak diperlukan lagi, dan membuat batang semu yang baru sebagai jalan untuk buah yang baru juga.


Jadi kesimpulannya, pohon pisang tidak hanya berbuah sekali saja, namun dapat berbuah berkali-kali asalkan pohon tersebut masih mampu memproduksi buah. Dan selama ini kita beranggapan bahwa batang semu adalah batang pohon pisang yang sesungguhnya.

Jenis Lalat yang Sering Kita Jumpai

April 14, 2018 Add Comment
Lalat adalah jenis hewan berbuku-buku sehingga dimasukan kedalam filum Arthropoda. jenis Insekta yang satu ini terbilang sangat pasaran karna sering kali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Lalat juga memiliki cukup banyak spesies yang tak mampu dihitung menggunakan jari tangan.

Meskipun keluarga lalat memiliki anggota keluarga yang cukup banyak, hanya beberapa saja jenis-jenis lalat yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-haari, khususnya di Indonesia. Berikut  adalah jenis lalat yang sering kita jumpai.

1. Lalat Rumah
    Lalat jenis ini memiliki nama ilmiah Musca domestica. Lalat rumah ini adalah sepesies lalat yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Lalat rumah biasanya sering membawa wabah penyakit, karena lalat ini sangat tertarik terhadap tipe makanan apapun, mulai dari sisa makanan sampai kotoran sekalipun.
2. Lalat Buah
    Seperti namanya, lalat ini seringkali hinggap pada daging buah. Lalat buah memiliki nama ilmiah Bractocera sp. Bagi para petani nama lalat buah pasti tidak asing lagi, karna lalat buah merupakan salah satu hama setiap jenis buah-buahan dan sayur-sayuran. 
3. Lalat Hijau
    Lalat tipe ini sering kali kita jumpai pada tempat yang terkesan kotor, lalat yang memiliki nama ilmiah Caliphora vomitoria ini sangat senang hinggap pada tempat yang mengeluarkan aroma busuk seperti kotoran atau bangkai hewan. 
4. Lalat Daging
    Seperti namanya lalat merupakan tipe makhluk karnivora karena suka memakan daging. Lalat yang memiliki nama ilmiah Sharcophagidae (genus dari Sharcophaga) suka hinggap di tempat mengeluarkan aroma busuk.
    Lalat ini terbilang hama yang mengerikan bagi manusia, meskipun lalat daging hanya sering memangsa daging sisa yang sering kala dijual di pasar, Lalat ini sering kali membawa telur cacing Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura.
    5. Lalat Pasir
      Lalat ini sering kali terlihat pada bulan April - September. Seperti namanya, lalat yang memiliki nama ilmiah Spiriverpa lunulata menjadikan daerah berpasir sebagai habitatnya. Hampir sama dengan lalat daging, Lalat pasir merupakan jenis lalat yang suka menghisap darah. Tapi tenang, lalat ini tidak seperti lalat daging.
      6. Lalat Kuda
        Jenis lalat yang memiliki nama ilmiah Tubanus bromius ini seringkali ditemukan pada kandang kuda sehingga diberi julukan lalat kuda. Makanan bagi lalat kuda laki-laki umumnya adalah nektar pada bunga, sedangkan bagi lalat kuda perempuan umumnya menyerap darah hewan.
        Lalat kuda ini terbilang lebih ganas dari pada nyamuk. Untuk mendapatkan asupan darah lalat ini menggunakan rahangnya yang seperti pisau untuk merobek kulit mangsanya. Air liur lalat bisa menyebabkan infeksi atau pembengkakan.
      Mungkin ada beberapa jenis lalat yang sering kita jumpai yang belum disebutkan oleh mimin, jika kamu mengetahui jenis lalat lainnya yang bersifat umum bisa menambahkannya pada kolom komentar.

      Mengapa Manusia Dianggap Sebagai Hewan yang Berpikir atau Berakal?

      April 13, 2018 Add Comment
      Aristoteles, seorang filsuf Yunani berpendapat bahwa manusia adalah hewan berakal atau berpikir. Artinya apa ya? Jadi, Kita hewan dong? Iya benar, manusia adalah hewan, tapi hewan yang mampu mengendalikan akal pikirannya (berpikir).
      Aristoteles, seorang filsuf Yunani berpendapat bahwa manusia adalah hewan berakal atau berpikir. Artinya apa ya? Jadi, Kita hewan dong? Iya benar, manusia adalah hewan, tapi hewan yang mampu mengendalikan akal pikirannya (berpikir).

      Pernyataan ini pertama kali diungkap oleh Aristoteles, seorang filsuf asal Yunani yang gemar menulis berbagai hal unik dengan subyek fisika, metafisika, puisi, logika, retorika, politik, pemerintahan, etnis, biologi dan zoologi.

      Namun, siapa sangka pernyataan aneh ini mampu merambat ke dunia Biologi dan berhasil menghipnotisnya, khususnya dalam ilmu taksonomi yang hingga saat ini menyatakan manusia adalah hewan.

      Klasififkasi Ilmiah

      Kingdom Animalia
      Filum Chordata
      Kelas Mammalia
      Ordo Primates
      Subordo Haplorhini
      Family Hominidae
      Subfamily Homininae
      Bangsa Homini
      Genus Homo
      Spesies Homo sapiens
      Coba kita lihat klasifikasi ilmiah manusia, disini tertera jelas bahwa manusia dikategorikan ke dalam kingdom animalia atau kerajaan hewan. Intinya manusia adalah hewan.

      Namun, jangan kebakaran jenggot dahulu. Anggapan yang dinyatakan oleh Aristoteles bahwa manusia adalah hewan yang paling sempurna, anggap saja raja dari segala jenis hewan.

      Tapi.. kenapa ya tidak membuat kingdom baru saja?

      Klasifikasi ini nggak ngawur kok, suatu kingdom atau kerajaan dipecah lagi menjadi beberapa sub kelompok yaitu filum, kelas, ordo, family dan seterusnya.

      Pada tabel diatas menjelaskan bahwa, kita manusia pada umumnya memiliki nama ilmiah Homo Sapiens, sebenarnya masih banyak lagi tipe manusia seperti H Habilis,H Erectus dan spesies manusia purba lainnya.

      Nah kan ada banyak jenis manusia kenapa nggak buat kingdom baru saja?

      Antara H Habilis,H Erectus, H Sapiens, dkk tidak ada perbedaan yang sangat mendasar seperti perbedaan sitem pernfasan, sistem metabolisme ataupun sistem ekskresi. Yang membedakan mereka hanyalah bentuk tulang, ukuran otak dan beberapa perbedaan fisiologis berskala kecil lainnya. Intinya secara morfologi hampir sama.

      Ibarat bunga anggrek bulan yang memiliki genus Phalaenopsis, lebih dari 30 spesies anggrek dimasukan ke dalam genus ini, seperti Phalaenopsis amabilis, Phalaenopsis amboinensis,
      Phalaenopsis aphrodite dan masih banyak lagi.

      Hal ini menjadi masalah bagi manusia untuk membuat kingdom baru. Jadi, manusia dimasukan kedalam kingdom animalia sebagai makhluk Chordata (bertulang Belakang), Mamalia (Melahrikan) dan seterusnya.
       
      Han Spemman, ilmuan asal Jerman, mengemukakan fakta bahwa tulang ekor pada manusia pada hakekatnya sama seperti tulang ekor pada binatang. Paradigma tersebut adalah salah satu dari sekian landasan teori bagi ilmuan untuk mengelompokkan manusia ke dalam kingdom animalia atau binatang.

      Meskipun manusia masuk ke dalam kingdom animalia. Namun, manusia diklaim sebagai hewan yang paling sempurna diantara semua makhluk yang berstatus animalia.

      Untuk itu, demi menjaga kehormatan manusia, alangkah baiknya kita tidak berlaku seperti hewan lainnya. Yang tidak memiliki etika dan logika dalam bertindak.

      Taenia saginata, Cacing Pita yang Bersarang pada Daging Sapi

      April 11, 2018 Add Comment
      Taenia saginata adalah cacing pita yang memiliki status parasit karna mampu menginfeksi dan bersarang pada usus halus manusia. Namun, cacing pita Taenia saginata lebih memilih sapi untuk dijadikan inang.
      Taenia saginata adalah cacing pita yang memiliki status parasit karna mampu menginfeksi dan bersarang pada usus halus manusia. Namun, cacing pita Taenia saginata lebih memilih sapi untuk dijadikan inang.

      Dengan kata lain manusia adalah hospes definitif dari cacing Taenia saginata sedangkan hospes intermediernya adalah sapi. Penyakit akibat infeksi yang disebabkan oleh cacing pita yg genusnya berstatus Taenia, termasuk Taenia saginata dikenal dengan nama Taeniasis.

      Klasifikasi Ilmiah

      Kingdom Animalia
      Filum Platyhelminthes
      Kelas cestoda
      Ordo Cyclophylidea
      Family Taeniidae
      Genus Taenia
      Spesies Taenia saginata

      Morfologi 

      Cacing pita Taenia saginata dapat memiliki panjang mencapai 25 m., namun biasanya panjangnya hanya berkisar 5 - 10 meter. Tubuh keseluruhan cacing ini hanya mencakup skoleks, leher dan strobila.

      Bagian skoleksnya berbentuk rhomboid dan memiliki empat batil isap tanpa kail atau kait-kait. Bagian strobila terdiri atas 1000-2000 segmen yang disebut proglotid, terdiri dari proglotid muda, proglotid matur, dan proglotid grafik.

      Setiap proglotid memiliki sitem reproduksi laki-laki dan perempuan sehingga mampu berkembang biak dengan cara fertilasi diri. Tiap proglotid berukuran 16 - 20 mm x 5 -7 mm dengan cabang uterus berjumlah 15 – 20 buah yang tiap sisinya mengandung 80.000 – 10.000 telur. Proglotid ini juga mampu bergerak dalam tinja ketika specimen dikirim tanpa pengawet.

      Telurnya berwarna coklat tengguli berukuran 31-43 μ yang dilapisi oleh dinding yang tebal bergaris radier yang berisi embrio berkait enam (onkosfer).

      Daur Hidup

      Dalam usus manusia yang terinfeksi Taenia saginata terjadi proses reproduksi cacing pada proglotid yang menghasilkan embrio. Telur keluar bersama dengan fases atau tinja manusia. Apabila fases yang mengandung telur cacing termakan oleh sapi dan sampai ke usus, embrio akan berkembang menjadi larva onkosfer yang selanjutnya menetas dalam duodendum.
      Dalam usus manusia yang terinfeksi Taenia saginata terjadi proses reproduksi cacing pada proglotid yang menghasilkan embrio. Telur keluar bersama dengan fases atau tinja manusia. Apabila fases yang mengandung telur cacing termakan oleh sapi dan sampai ke usus, embrio akan berkembang menjadi larva onkosfer yang selanjutnya menetas dalam duodendum.

      Selanjutnya larva onkosfer melakukan penetrasi atau menembus dinding usus hingga terbawa aliran darah difiltrasi keluar otot lurik dan akhirnya berubah menjadi kista atau Cysticercusbovis (larva cacing sesungguhnya). Larva terus berkembang hingga membentuk cysticercus (sirtiserkus), yang apabila termakan oleh manusia dan sampai di usus halus akan terus berkembang hingga menjadi Taenia saginata dewasa.

      Diagnosa Infeksi

      Untuk mengetahui apakah seseorang terkena infeksi Taenia saginata atau tidak dapat diketahui dengan cara menganalisis tinja. Apabila tinja mengandung proglotid maka dapat dipastikan orang tersebut terinfeksi cacing Taenia.

      Pencegahan dan Pengobatan

      Pencegahan agar terhindar dari infeksi atau agar tidak menular, antara lain :
      1. Mengelola limbah tinja dengan cara sistem jamban bersama agar tinja tidak dimakan oleh hewan ternak, terutama sapi dan tidak mencemari tanah atau rumput,
      2. Melakukan pemeriksaan daging oleh dokter hewan atau mantra hewan di RPH (Rumah Pemotongan Hewan), sehingga daging yang mengandung kista tidak sampai dikonsumsi oleh masyarakat (kerjasama lintas sector dengan dinas peternakan),
      3. Menghilangkan kebiasaan memakan daging setengah matang atau mentah,
      4. Berhati-hati dalam memilih daging, dan
      5. Memasak daging sampai matang (di atas 60 C dalam waktu cukup lama).
      Untuk pengobatan bisa dilakukan dengan mengeluarkan skoleks pada usus halus manusia yang terinfeksi. Pengobatan lanjutan akan lebih efektif jika melakukan konsultasi dengan dokter ahli.

      Hubungan Taksonomi dengan Alat Ekskresi

      April 08, 2018 Add Comment
      Oke yang akan kita bahas kali ini adalah hubungan taksonomi hewan dengan alat ekskresi. Hmm kira-kira diantara kedua hal tersebut ada tidak ya hubungannya. Yuk, kita pecahkan soal ini.
      Hayoh, ngerjain PR yah? Wkwkw. Oke yang akan kita bahas kali ini adalah hubungan taksonomi hewan dengan alat ekskresi. Hmm kira-kira diantara kedua hal tersebut ada tidak ya hubungannya. Yuk, kita pecahkan soal ini.

      Pertama-tama kita bahas seputar taksonomi terlebih dahulu. Dalam biologi, taksonomi merupakan suatu ilmu yang membahas seputar pengelompokan makhluk hidup berdasarkan anatominya agar mudah untuk dipelajari.

      Di kelas X kita pernah belajar yang namanya biodiversitas atau keaneka ragaman hayati, disitu kita dikenalkan akan banyaknya jenis makhluk hidup yang hidup di bumi, khusunya di Indonesia kita tercinta ini. Namun dari semua mekluk hidup itu, terdapat beberapa persamaan dan perbedaan, entah itu kingdom (kerajaan)nya, filumnya, kelasnya, ordonya atau bahkan keluarganya.

      Dengan ilmu taksonomi, kemudian makhluk hidup tersebut dikelompokan berdasarkan persamaan-persamaan anatominya yang selanjutnya dipecah lagi dan dijadikan sub-sub kelompok supaya mudah untuk dipelajari oleh setiap orang yang ada di dunia ini.

      Misalnya saja kingdom Plantae yang terdiri dari beragam tubuhan, Animalia yang terdiri dari beragam hewan, dan lain-lain. Oke disini kita tekankan pembahasan pada hewan ya.

      Kita ambil contoh dari hewan vertebrata (bertulang belakang) agar mudah dipahami. Hewan vertebrata terbagi atas lima kelas yaitu Pisces (ikan), Amfibi, Reptilia (melata/reptil), aves (burung) dan yang paling keren adalah mamalia (menyusui). Ok kita ambil dua kelas saja untuk dianalisis perbedaanya.

      Misalkan saja pisces (ikan) dengan Mamalia (menyusui). Pisces terdiri dari berbagai jenis ikan, seperti ikan bandeng, ikan cupang dan masih banyak lagi. Sedangkan Mamalia (menyusui) terdiri dari berbagai hewan yang (hmm mudahnya) perkembangbiakannya dengan cara melahirkan.

      Oke, kedua perbedaan ini dibuat berdasarkan ilmu Taksonomi. Nah disini tentunya sudah dapat kita simpulkan dong.
      Tapi min itu berdasarkan cara melahrikan, bernafas dan habitat bukan berdasarkan alat ekskresi!!!!

      Hmm begitu ya.. coba sekarang mimin tanyakan sama kamu, apakah sistem ekskresi pada hewan pisces (ikan) sama dengan hewan mamalia (melahirkan)?? Pasti jawabannya, tidak. Beda jauh malahan.

      Atau, agar lebih signifikan kita bandingkan alat ekskresi kamu (manusia) dengan alat eksresi hewan Insecta (Serangga), perbedaan ini juga berdasarkan ilmu taksonomi.

      So bagaimana? Semoga kalian memaca semuanyanya, tidak langsung membaca bagian akhir supaya mengetahui latar belakangnya.
      Walah kok berbelit gini min?

      Hehehe oke mungkin sekian dulu, jadi kesimpulannya antara alat ekskresi dengan taksonomi hewan memiliki hubungan yang sangat erat. Kesimpulannya lanjutan bisa kamu buat sendiri, selamat belajar.

      Kenapa Kita Tega Membunuh Hewan-Hewan Kecil ?

      April 08, 2018 Add Comment
      Pernah nggak sih kalian membunuh atau melihat hewan kecil terbunuh, contohnya serangga, entah itu secara disengaja ataupun tidak? Atau bahkan sering? Seperti membunuh belalang, semut, cacing, dan hewan kecil lainnya, atau melihat mereka terbunuh. Apa yang kalian rasakan setelah, biasa saja bukan? Tidak ada rasa bersalah atau iba dalam diri Anda?   Namun apabila kita membunuh atau melihat hewan yang berukuran sedang-besar terbunuh, entah itu disengaja maupun tidak, pasti rasanya nggak tega deh. Misalnya membunuh atau menyiksa kucing, anjing, hamster, dan lain-lain, atau melihat mereka terbunuh, entah itu tertabrak, dimakan oleh induknya, keracunan, dan lain-lain. Apa yang Anda rasakan? Bersalah, kasihan dan iba melihatnya, bukan?
      Pernah nggak sih kalian membunuh atau melihat hewan kecil terbunuh, contohnya serangga, entah itu secara disengaja ataupun tidak? Atau bahkan sering? Seperti membunuh belalang, semut, cacing, dan hewan kecil lainnya, atau melihat mereka terbunuh. Apa yang kalian rasakan setelah, biasa saja bukan? Tidak ada rasa bersalah atau iba dalam diri Anda?

      Namun apabila kita membunuh atau melihat hewan yang berukuran sedang-besar terbunuh, entah itu disengaja maupun tidak, pasti rasanya nggak tega deh. Misalnya membunuh atau menyiksa kucing, anjing, hamster, dan lain-lain, atau melihat mereka terbunuh, entah itu tertabrak, dimakan oleh induknya, keracunan, dan lain-lain. Apa yang Anda rasakan? Bersalah, kasihan dan iba melihatnya, bukan?

      Meskipun serangga itu makhluk berukuran kecil, tapi mereka juga makhluk ciptaan tuhan, loh, yang pantas untuk merasakan kehidupan, tapi.. mengapa kita tidak merasa iba sama sekali ketika mengetahui hewan-hewan mini itu menderita??

      Hmm kenapa ya??? Yuk kita bahas bersama.

      1. Merasa Tidak Dianggap
        Secara tidak sadar, ternyata kita yang tidak peduli terhadap hewan kecil menganggap bahwa mereka itu tidak ada. Boleh ramal (Dilan,1990) ? mayoritas dari kita pasti lebih banyak tahu spesies hewan yang berukuran sedang-besar jika dibandingkan dengan hewan berukuran kecil. Atau mayoritas dari kita lebih banyak tahu informasi seputar hewan yang berukuran sedang-besar dibandingkan hewan berukuran kecil. Sebelum mengetahui alasan lain mengapa kita tidak peduli terhadap hewan kecil adalah kita lebih dahulu menganggap hewan-hewan kecil ini tidak pernah ada di dunia.

      2. Dianggap sebagai Parasit
        Mungkin kamu pernah mendengar berita, kelabang yang bersarang di kuping manusia atau cacing kremi yang hinggap di tubuh manusia. Alasan-alasan inilah yang menyebabkan ‘mengapa anda tidak peduli terhadap hewan yang berukuran kecil’. Secara tidak langsung Anda menganggap bahwa semua hewan kecil mampu dengan leluasa memasuki tubuh manusia dan hinggap disana.

      3. Dianggap Beracun
        Sebagian hewan yang memiliki ukuran tubuh kecil, terutama pada kelas insecta biasanya memiliki racun kecil sebagai proteksi serta alat untuk berburu mangsa. Seperti lebah dan kalajengking, hal ini adalah salah satu alasan mengapa kita merasa tidak peduli terhadap kehidupan hewan kecil, padahal kita mampu menjalin interaksi baik sesama makhluk hidup dengan mereka.

      4. Dianggap Merugikan
        Pernah nggak sih, kalian menaruh kaleng susu dengan keadaan terbuka di sembarang tempat? Dan tak lama kemudian ada gerombolan semut yang menyerbu kaleng susu Anda? Alasan yang satu ini juga mendukung kenapa Anda sangat tidak peduli terhadap hewan-hewan kecil. Bukan hanya itu, hewan-hewan kecil, terutama serangga seringkali dianggap sebagai musuh para petani, dan mayoritas penduduk Indonesia adalah seorang petani.

      5. Dianggap sebagai Musuh
        Dari ke empat alasan diatas, akhirnya kita yang tidak peduli terhadap keberadaan hewan-hewan kecil, akhirnya menganggap mereka adalah hama yang harus dibasmi. Padahal biodiversitas hewan berukuran kecil tidak kalah dengan hewan lainnya yang berukuran sedang-besar. Atau bahkan secara tidak sadar, beberapa dari mereka hampir mendekati status ‘hampir punah’. 

      6. Anti Prikehewanan 
        Hmm selain kelima faktor diatas, masih ada satu faktor lagi yang berasal dari kepribadian manusia itu sendiri. Ada sebagian manusia yang memang suka membunuh hewan, yah mungkin itu karna gangguan kejiwaan yang disebabkan oleh kegagalan untuk menghargai sesama makhluk hidup, atau trauma akan suatu makhluk hidup. 

      Tadi itu adalah beberapa alasan mengapa kita lebih respect terhadap hewan bertubuh sedang-besar dari pada hewan bertubuh kecil. Kesimpulannya, kita sebagai manusia kurang menghargai akan sesama makhluk hidup yang ada di sekelilingnya terutama mereka hewan bertubuh kecil ada banyak disekeliling kita, yang juga memiliki hak untuk berkembang.

      Jadi kita sebagai manusia yang bijaksana /asek, harus respect terhadap hewan-hewan ynag memiliki ukuran tubuh mungil. Meskipun mereka terbilang menakutkan, mereka juga makhluk tuhan yang memiliki hak untuk hidup dan meneruskan keturunan.

      Tidak sedikit dari mereka yang spesiesnya terancam punah seperti belalang anggrek dan hewan kecil lainnya. berhenti untuk membunuh mereka dan berusaha untuk saling menghargai kehidupan sesama makhluk hidup dengan cara membuat mereka nyaman dengan keberadaan kita (manusia).

      Manfaat Punya Guru Killer di Sekolah

      March 27, 2018 2 Comments
      Meskipun guru killer berdampak buruk bagi proses belajar siswa, namun ada loh manfaat atau dampak positif dari guru killer. Weleh masa sih guru yang nakutin kaya gitu ada manfaatnya, hehehe nah, dari pada nganggur yuk kita bahas manfaat-manfaat dari guru killer.
      Meskipun guru killer berdampak buruk bagi proses belajar siswa, namun ada loh manfaat atau dampak positif dari guru killer. Weleh masa sih guru yang nakutin kaya gitu ada manfaatnya, hehehe nah, dari pada nganggur yuk kita bahas manfaat-manfaat dari guru killer.

      Memang, guru killer adalah guru yang dianggap kurang baik dalam mengajar bagi kebanyakan pelajar, namun dibalik status killernya ini ternyata banyak sekali membawa dampak baik bagi murid-muridnya. Hmm kira-kira apa saja ya.

      1. Melatih Kesabaran
        Mungkin terdengar lucu, tapi ada benarnya juga loh. Jika kita diajar oleh guru killer otomatis kamu diajarkan untuk menjadi orang yang super sabar. Entah itu sabar dalam mengikuti pelajarannya, dimarahi, diberi banyak tugas dan lain-lain.

      2. Menambah Jiwa Sosialisasi
        Sebelumnya pernah kami bahas mengenai “cara menghadapi guru killer” dan disitu, kalian diharuskan menjadi orang yang mampu bersosialisasi dengan siapapun. Hal ini, justru nantinya akan sangat bermanfaat ketika memasuki dunia kerja.

      3. Melatih Kedisiplinan
        Yang ini, jelas sekali. Bagi tipikal guru yang berwatak seperti ‘harimau’ tentunya akan langsung kesambet jika ada muridnyayang berbuat salah sedikit saja, misalnya menundukan kepala di meja (posisi ingin tidur), tidak mengerjakan tugas dan lain-lain.
        Dengan adanya sifat killer pada guru, Beliau akan membuat kamu untuk maenjadikan ‘kedisiplinan’ sebagai prioritas, dan tentunya hal ini akan sangat bermanfaat di dunia kerja nanti.

      4. Melatih Kemampuan untuk Otodidak (Mandiri)
        Jika guru killer kamu tipikal guru yang sering memberikan tugas berat yang materinya belum kamu ketahui. Nah, si guru killer ini secara tidak sengaja mengajak kamu untuk belajar mandiri, karena sekarang internet juga sudah merambat kemana-mana, dan konten edukasi juga mudah untuk diakses. Pastinya, belajar sendiri bukanlah hal yang sulit.

      5. Sebagai Training untuk Menghadapi Dosen Killer
        Jika di masa SD, SMP dan SMA/SMK kamu dihadapkan dengang guru killer, santai saja. Guru killer di masa-masa itu tidak sekiller dosen. Manfaat guru killer yang satu ini cocok banget buat kamu yang ingin melanjutkan menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi.

      6. Dan lain-lain
        Hmmm.. sebenarnya masih banyak lagi manfaat guru killer, yang terlupakan oleh mimin. Kalo kamu punya ide bisa menginput ide kamu itu ke kolom komentar kok.

      Yaa.. mungkin cukup segitu saja, lingat ya, kalo punya ide masukan ke kolom komentar supaya teman-teman yang lain tahu (:D). Intinya, nggak sepenuhnya guru killer itu menimbulkan hal negatif kok, ternyata jika dianalisis lebih dalam dengan memperhatikan setiap paradigma, guru killer mempunya banyak manfaat.

      Tips Ampuh Menghadapi Guru Killer ala www.In-Life.Tech

      March 27, 2018 Add Comment
      Di setiap sekolahan pasti ada lah ya yang namanya guru killer. Tapi, tenang mimin akan memberikan tips untuk menghadapi si guru killer ini.
      Di setiap sekolahan pasti ada lah ya yang namanya guru killer. Tapi, tenang mimin akan memberikan tips untuk menghadapi si guru killer ini. Eh, maksudnya menghadapi bukan untuk adu fisik loh ya, tapi supaya proses belajar kita tidak terhambat karena perlakuan guru killer.

      Oke, sebelum mimin ulas lebih dalam, baiknya kita mengenali tipikal guru killer terlebih dahulu. Pembaca sekalian, pasti paham kan karakteristik guru killer itu bagaimana? Galak, nyeremin, pelit nilai, berprinsip “guru tak pernah salah”. Nah, mimin betul kan :D duh keinget jaman SMP-SMA.

      Oke tipikal guru killer ya, sebab akibat atau latar belakang yang menyebabkan guru menjadi killer itu bermacam-macam, untuk dapat menghadapi guru killer di sekolah kita. Maka, kita harus tahu terlebih dahulu karakteristik guru tersebut.

      Biasanya guru menjadi killer itu disebabkan oleh kadar emosional yang mudah berubah-ubah, istilahnya moodnya gampang hancur (sifat manusiawinya), takut dengan murid (takut disepelakan), penyakit dan masih banyak lagi yang tidak mau mimin sebutkan.

      Oke, lalu apa yang seharusnya kita lakukan, agar bayangan guru killer yang sering menghantui dapat lepas?

      1. Mengenalinya
        Seperti yang telah dijelaskan diatas tadi, mula-mula kamu harus tahu betul bagaimana sih si guru killer yang kamu maksud. Bukan berarti, kalian harus tahu makanan kesukaan, hobi, suami/istri, anak dan lain-lain. Cari tahu kenapa dia menjadi killer, kira-kira faktor apa yang menyebabkan dia menjadi Horor. Eit, di tahap awal ini kamu harus sangat berhati-hari, karena jika salah langkah sedikit saja. Kedepannya pasti akan hancur.
      2. Komunikatif
        Selanjutnya adalah perbanyak berkomunikasi dengan guru killer kamu itu, eits yang harus berjuang bukan kamu saja, ajak seluruh teman sekelas kamu untuk menjalin hubungan baik dengan si guru killer tersebut.
        Namun, apabila si guru killer itu tipikal orang yang emosional. Kamu harus ekstra komunikatif, misalkan saja guru kamu itu marah di kelas kamu karna suatu kesalahan kecil, selang beberapa menit atau jam langsung saja minta maaf dengan beliau.

      3. Solidaritas
        Untuk dapat meluluhkan hati si guru killer, kamu harus melakukan dua tahap diatas bersama dengan teman-teman sekelas kamu, ingat harus solid, butuh kekompakan ekstra demi menghilangkan status ‘killer’ pada guru killer kamu. Apabila tiga tahap ini dapat dilaksanakan, besar kemungkinan guru killer kamu akan berhasil kamu lunakan. Dan apabila ada salah satu teman kamu yang memiliki masalah dengan guru killer, secara serentak bantu dia untuk menyelesaikan masalahnya (jika dia benar).
         
      Eh, tapi bagaimana jika gagal min? Dan masa sih cuman begitu aja ?? tenang dulu, jika cara diatas gagal masih ada cara lain kok, dan cara ini juga bisa kamu coba saat mengujicoba cara diatas.


      1. Mencari Guru Eksternal
        Jika si guru killer ini membuatmu tegang, bosan saat mengikuti pelajarannya atau mungkin menjengkelkan, karena metode belajar yang diterapkan begitu ekstrim, cari saja guru eksternal agar proses belajar kamu tidak terhambat. Guru eksternal ini dapat berupa lession private, orang tua, teman, pacar atau bahkan internet (youtube, google, dll).

      2. Jangan mencari masalah
        Yang ini? Jelas dong, kalo urusannya sama guru killer hmm jauh jauh deh. Pokoknnya jangan sampai kamu berususan dengan guru killer.

      3. Jangan sampai guru killer mengenalmu
        Nah jika tiga cara diatas (pengenalan, komunikatif, solidaritas) gagal untuk dilakukan, jangan sampai guru killer mengenal kamu, karna biasanya guru killer ini akan sering mengandalkan mu, entah itu diperintah secara berlebihan, dijadikan tempat untuk menitipkan tugas, dan lain-lain. Intinya jadilah murid netral dihadapan guru killer.

      4. Curhat
        Loh kok curhat? Iya curhat, tapi bukan curhat ke sosial media atau ke forum publik lainnya ya. Jadikanlah wali kelas, guru BK atau kepala sekolah sebagai tempat curhat kamu mengenai guru killer di sekolah kamu. BTW, curhatnya jangan sendirian ya, ajak beberapa atau bahkan semua teman sekelasmu, ingat ‘bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh’. Intinya keempat cara ini adalah menghindar dari kekejaman guru killer.

      Hmm mungkin segitu aja kali ya, jadi intinya untuk dapat menghadapi si guru killer kamu harus menjadi makhluk yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Memang, ini merupakan suatu tantangan yang berat, terlebih jika dikelas kamu ada sistem ‘geng’ yang menyebabkan deskriminasi antar beberapa pihak. Oke, mungkin cukup sekian saja, selamat belajar, dan semoga sukses dalam meraih apa yang diinginkan.

      3 Website yang dapat Membantu kamu Belajar Aviasi (Ilmu Penerbangan)

      March 26, 2018 1 Comment
      belajar ilmu aviasi di tiga blog ini
      Aviasi atau Ilmu Penerbangan memang merupakan sebuah ilmu praktisi yang sangat jarang disukai khalayak umum, tapi... bukan berarti nggak ada yang suka loh ya. Perambatan Aviasi atau ilmu penerbangan yang siap dikaji untuk khalayak umum juga tidak secepat perambatan ilmu IT. Eh, tapi bukan berarti Aviasi atau Ilmu Penerbangan masih berifat kuno loh ya.

      Jika kamu penyuka Aviasi yang kesulitan mendapatkan sumber pustaka untuk dikaji? Mencari jurnal pun, kebanyakan berbahasa Non-Indonesia. Nah, tepat sekali pada artikel ini author akan ingin berbagi informasi mengenai website/blog yang menyediakan informasi Aviasi/Ilmu Seputar Penerbangan. validitas atas informasi yang disediakan juga mantap loh. Kira-kira apa saja ya, yuk langsung saja.

      1. Ilmuterbang.com
      Web dengan kategori Aviasi yang pertama kali author ulas adalah web Ilmuterbang.com. Web ini berisi teori-teori penerbangan, isu penerbangan, berita penerbangan bahkan peraturan seputar penerbangan dan masih banyak lagi. Bagi kamu seorang yang awam mengenai Aviasi mungkin akan merasa sedikit kesulitan saat pertama kali menjelajah web ini. karna penyajian web ini langsung membahas ke pengetahuan inti.

      kelengkapan isinya hmm author tidak bisa memastikan karena author sendiri bukan seorang penikmat Aviasi. Tapi menurut admin website Ilmuterbang.com, konten yang disajikan dari web tersebut mampu dipertanggungjawabkan validitasnya kok, untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi.

      2. Aripsusanto.com
      Selanjutnya adalah webnya pak Arip Susanto, seorang astrofisika. isi dari webnya bisa nggak kalah sama situs Ilmuterbang.com. Mengenai kelengkapan isinya author juga tidak bisa menyimpulkan, tapi validitas akan konten-konten yang disediakan tidak perlu diragukan lagi.

      Bagi kamu orang awam dalam menganal Aviasi mungkin akan terbantu memahami dasar dari ilmu penerbangan. widget yang ditampilkan dari web Aripsusanto.com juga sangat rapi sehingga memudahkan pengunjung untuk mengakses setiap konten yang disediakan, selain itu kamu juga bisa bertanya/konsultasi masalah aviasi. Untuk lebih lengkapnya bisa langsung saja dikunjungi.

      3. Gerryairways.com
      Sebagai penutup adalah webnya pak Gerry Soejatman. webnya juga nggak kalah bagus sama webnya pak Arip Susanto. web Gerryairways.com bisa dibilang uptodate banget. kamu juga bisa konsultasi dengan beliau seputar masalah aviasi.

      Mungkin cukup segitu dulu aja ya intro dari ke-3 web berkategori penerbangan yang dibilang sangat baik untuk dijadikan guru eksternal, heheh. Mungkin kamu tahu web lainnnya yang mengulas seputar aviasi tolong tambahkan dikolom komentar ya.

      Jenis-Jenis Sambaran Petir

      March 22, 2018 Add Comment
      Tahukah kamu jika sambaran petir di Indonesia memiliki berbagai jenis atau macam?
      Ilustrasi Jenis Sambaran Petir di Indonesia
      Menurut wikipedia, Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan.

      Tahukah kamu jika sambaran petir memiliki berbagai jenis atau macam?

      Menurut para ahli, petir yang terjadi di Indonesia dibedakan menjadi bermacam-macam, setiap jenis petir digolongkan berdasarkan oleh sudut pandang yang berbeda-beda.

      Berdasarkan jenis sambarannya petir dibedakan menjadi empat macam, berdasarkan jenis muatannya petir dibedakan menjadi dua macam sedangkan berdasarkan arah sambarannya petir dibedakan menjadi dua macam.

      Nah yuk sekarang, kita ulas satu persatu.

      Menurut Tomy G dan Lestari N. L, berdasarkan penelitiannya mengenai analisis sambaran petir di provinsi Bali, petir dibedakan menjadi empat jenis yaitu petir In Cloud (IC), Cloud to Cloud (CC), Cloud to Air (CA) dan Cloud to Ground (CG).

      Lalu apa yang membedakan mereka?

      1. Petir IC (In Cloud)
        Seperti namanya, Petir In Cloud adalah petir yang terjadi didalam awan, sebelumnya kita pernah mengulas mengenai akibat terjadinya petir, bukan? So, nggak perlu dijelaskan lebih rinci lagi ya.
        Sebenarnya petir jenis IC adalah jenis sambaran petir yang sering terjadi. Ketika hujan turun atau langit sedang dalam keadaan mendung, mungkin kamu pernah mendengar suara guruh tetapi tidak melihat percikan petir sama sekali? Nah, karena panca indra kita yang memiliki keterbatasan, kita tidak dapat melihat fenomena petir yangt terjadi di awan.

      2. Petir CA (Cloud to Air)
        Petir CA adalah jenis petir yang disebabkan oleh pelepasan muatan antara udara dan awan. Nah dari situ seharusnya kita sudah dapat menyimpulkan karakteristik dasar petir CA, petir tipe ini juga sering terjadi, bahkan sering kita jumpai. Jenis petir CA merupakan ancaman bagi pesawat yang sedang mengudara. Tapi, tenang setiap pesawat pasti sudah dilapisi sistem proteksi petir.

      3. Petir CC (Cloud to Cloud)
        Kalo CA (Cloud to air) disebabkan oleh pelepasan muatan antara udara dan awan, maka petir CC (Cloud to Cloud) adalah jenis petir yang disebabkan pelepasan muatan antar awan. Jenis petir ini hampir sama dengan petir IC (In Cloud), yang membedakan adalan, IC terjadi di dalam awan sedangkan petir CC biasanya terjadi di permukaan awan yang satu dengan awan yang lainnya.

      4. Petir CG (Cloud to Ground)
        Nah seperti namanya, petir ini disebabkan oleh pelepasan muatan antara awan dan permukaan bumi, petir tipe ini adalah jenis petir yang sering menyebabkan kasus makhluk hidup Tersambar petir. So, mungkin nggak perlu di perpanjang lagi ya.. karna petir ini sering sekali kita lihat secara Realtime atau bahkan di televisi.

      Eittt nggak sampai disitu, masih ada dua tipikal petir yang penggolongannya berdasarkan jenis muatannya. Berdasarkan muatannya, petir dibedakan menjadi dua macam yaitu petir positif (+) dan petir negatif (-), Sebelumnya pernah mimin bahas. Dan bukan hanya itu, berdasaran arah sambarannya tipikal petir dibedakan menjadi dua yaitu petir downward dan petir upward.

      Downward, upward ! apa itu ?

      Seperti penyebutannya down berarti bawah, jadi petir downward adalah petir yang arah sambarannya menuju ke bawah. Sedangkan, petir upward adalah petir yang jenis sambarannya ke atas.
      Seperti penyebutannya down berarti bawah, jadi petir downward adalah petir yang arah sambarannya menuju ke bawah. Sedangkan, petir upward adalah petir yang jenis sambarannya ke atas.
      Ilustrasi PEtir Downward dan Upward
      Nah, jadi kesimpulanya. Petir dibedakan menjuadi empat macam yaitu petir In Cloud, Cloud to Cloud, Cloud to Air dan Cloud to Ground. Setiap tipikal atau jenis ke-empat petir tersebut digolongkan lagi menjadi dua macam yaitu, petir positif (+) dan petir negatif (-), dan penggolongan petir juga didasarkan dengan arah sambarannya yaitu downward (arah sambaran kebawah) dan upward (arah sambaran keatas).

      End, macam-macam petir ada 16 macam, yaitu petir upward (IC+,IC-,CC+,CC-,CA+,CA-,CG+ dan CG-), terdapat delapan jenis dan petir downward (IC+,IC-,CC+,CC-,CA+,CA-,CG+ dan CG-), terdapat delapan, jadi totalnya ada 16 jenis.

      Dan semua fenomena sambaran petir tersebut ada di alam Indonesia :D

      Pembangkit Listrik Tenaga Petir, Mungkinkah ?

      March 20, 2018 2 Comments
      Ilustrasi : Pembangkit Listrik Tenaga Petir
      Kita hidup pada era dimana listrik sudah menjadi suatu kebutuhan pokok manusia. Di Indonesia listrik didapat dari berbagai pembangkit listrik seperti panel surya, PLTU, dll. Berbagai generator listrik dibuat guna memenuhi kebutuhan penggunaan listrik, Namun saat ini masih belum diciptakan sebuah generator atau pembangkit listrik tenaga petir.

      Berdasar buku yang mimin baca, Petir memiliki -+300Kw pada setiap sambaran, bayangkan apabila di jabodetabek saja normalnya sambaran petir perbulan bisa mencapai -+200 sambaran (wilayah Bogor), berapa banyak energi listik yang dapat didapat? Nah kali ini mimin ingin mengajak pembaca sekalian mengulas seputar pembangkit listrik tenaga petir (PLTP).

      Kira-kira mungkin nggak ya PLTP diciptakan dan dioperasikan ?

      Kalo menurut pendapat mimin sih 50:50 karena apa? Karna bakal banyak kendala. Nah kalo kepo, Yuk kita bahas soal karakteristik petir dahulu.

      Oke, menurut para ahli, petir terjadi sebab loncatan listrik statis. Jadi, agar pembangkit listrik tenaga petir dapat tercipta harus ada konsep untuk mengubah listrik statis menjadi listrik dinamis, masalah ini rasanya sudah clear karna tekhnologi saat ini sudah mampu mengubah tipe listrik.

      Selanjutnya cara kita mengambil petirnya, mimin pernah baca mengeneai konsep sistem proteksi petir, ternyata sistem kerjanya sederhana yaitu dengan cara mengalirkan petir ke lokasi aman (tanah), tapi penyalur petir harus dirancang sebaik mungkin agar petir tidak mampu merusak objek apapun yang ada dibawahnya. Oke, ini mungkin sudah fixnya.

      Lah kalo gitu, apa yang dipermasalahkan atau hambatan mengenai pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Petir (PLTP)? Kenapa project Pembangkit Listrik Tenaga Petir (PLTP) nggak pernah diselenggarakan?

      Ettsss meskipun solusi mengubah listrik statis ke listrik dinamis dan pengambilan petir sudah fx masih ada banyak hambatan loh... terus apa saja hambatannya?

      1. Penyimpanan
        Kita liat ulasan diatas bahwa listrik memiliki -+300Kw/sambaran, anggap saja di daerah normal petir menyambar sebanyak 1-15/bulan, kita bulatkan sambaran perbulan itu 10 biar enak ngitungnya, jadi 300*10= 3000Kw. Jika di satu kabupaten saja mendapat pasokan sebanyak -+3000Kw mau dikemanakan listrik yang tidak terpakai?

      2. Pemetaan, Biaya dan Pemerataan
        Hambatan Selanjutnya adalah pemetaan, biaya dan pemerataan. Generator berukuran besaar tentunya harus jauh dari pemukiman, terlebih sesuatu yang melibatkan petir. Nah, di kota-kota besar di Indonesia yang rawan terjadi petir seperti Bogor, Pusat generator mau ditaruh dimana? Dan untuk melakukan riset medalam mengenai pembuatan generator/pembangkit listrik tenaga petir pasti butuh biaya yang sangat mahal, belum lagi produksinya. Jadi menyulitkan untuk meratakan penggunaan PLTP ini.

      Yah, mungkin cuman itu saja menurut mimin potensi dan hambatan pembuatan Generator atau Pembangkit Listrik Tenaga Petir (PLTP). Jadi kesimpulannya, konsep untuk merancang PLTP sudah done, yang jadi masalah adalah pengoperasian PLTP. So, kita doakan saja ada peneliti dari Indonesia yang mampu merancang dan mengoperasikan PLTP. Kalo kamu punya pendapat lain ,yuk share di komentar.

      Bagaimana Proses Terjadinya Petir ?

      March 20, 2018 Add Comment
      Ilustrasi Terjadinya Petir
      Petir adalah fenomena alam berupa kilatan cahaya yang sering terjadi saat terjadi hujan. Menurut wikipedia, Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Fenomena terjadinya petir melibatkan pemancaran tiga energi yaitu cahaya, panas dan bunyi. Setelah petir menyambar biasanya akan diikuti oleh suara gemuruh yang disebut dengan guruh.

      Lalu, bagaimana sih fenomena petir terjadi?

      Bagaimana bisa awan mengasilkan energi listik yang sangat besar?

      Fenomena petir dianalogikan sebagai percikan listrik yang datang dari awan, meskipun petir juga dapat berasal dari bumi ke awan. Namun, lazimnya petir bermula dari awan yang turun ke permukaan bumi.

      Menurut para ahli, Peristiwa terjadinya petir disebabkan karena discharge listrik statis antara awan dengan awan, awan dengan ion di atmosfer dan awan dengan bumi. Biasanya yang sering kita lihat yaitu petir yang disebabkan oleh awan, ion atau bumi.

      Dua dari ketiga komponen diatas, terjadi yang namanya kelebihan muatan (muatan positif (+) atau muatan negatif (-)) yang kemudian masing-masing dari mereka melepaskan muatannya sehingga terjadi percikan atau loncatan listrik statis. (lihat gambar 1).

      Gambar 1.
      Mudahnya, terjadinya terjadinya fenomena petir diibaratkan sepasang magnet yang saling tarik-menarik karena perbedaan muatan. Akan tetapi, tarik menarik antara komponen alam menyebabkan terjadinya percikan listirk statis atau disebut petir.

      Ya, lebih mudahnya begini. Awan terbentuk karena kondensasi di atmosfer kemudian tertiup oleh angin sehingg bergerak ke sana dan ke sini. Awan yang satu dengan awan yang lain saling bergabung sehingga membentuk awan yang lebih besar.

      Kemudian, awan tersebut meleleh karena pancaran sinar matahari sehingga awan yang semulanya bermuatan netral menjadi bermuatan dominan disetiap sisinya (lihat gambar 2). Kemudian, karena ada permukaan bumi yang bermuatan berlawanan dengan muatan awan dibagian bawah, terjadi pelepasan dan pengambilan muatan yang menyebabkan timbulnya percikan listrik, percikan listrik inilah yang disebut dengan petir.

      Gambar 2.
      Meskipun petir biasanya timbul saat hujan, akan tetapi petir juga dapat timbul saat hanya terjadi penggelapan permukaan bumi akibat tertutup awan. Petir juga tidak hanya timbul dari awan saja, tetapi juga dapat terjadi antara bumi dengan ion disekitar.

      So, kalo ada petir sebaiknya kalian berlindung di tempat yang aman ya.. karena sambaran petir juga dipengaruhi oleh angin yang pastinya sulit diprediksi dengan tangan kosong. Dan apabila terjadi petir, harap jauhi pepohonan karna akan berpotensi tinggi tersambar petir.

      Kenapa Api Panas ?

      March 18, 2018 Add Comment
      Ilustrasi Api dari Korek
      Pernahkah kamu secara sengaja atau tidak sengaja mengalami kontak langsung dengan api? Apa yang kamu rasakan? Panas. Kalo iya Syukur lah kamu masih normal. Ada yang tahu kenapa api terasa panas saat terdeteksi oleh indra sensori? Nah, kenapa hayo, mungkin karena sudah takdirnya kali ya.

      Terbentuknya Api biasa disebut dengan proses bakar, terbakar, kebakaran, bakar-bakaran dan lain sebagainya adalah sebuah reaksi yang menghasilkan energi panas dan cahaya. Kata anak kimia, api tercipta dari suatu reaksi kimia yang mempengaruhi perubahan suhu.

      Timbulnya energi panas juga dapat terjadi pada reaksi kimia yang mengalami pelepasan elektron oleh suatu atom, molekul atau ion. Namun, pada proses pembakaran pada umumnya, reaksi ini memancarkan spektrum cahaya (disebut kobaran api) yang normalnya bisa diterima oleh indra visual kita.
      Lalu kenapa api panas ya? 
      Yuk, kita perjelas lagi. Reaksi pembakaran merupakan salah satu reaksi kimia yang bisa dikategorikan kedalam proses nuklir lemah, dalam artian perubahan suhu akan terjadi apabila suatu benda mengalami proses pembakaran, dimana benda yang terbakar akan mengeluarkan energi panas yang ada pada reaksi.

      Bahan bakar pada umumnya, mengandung atom-atom karbon (C), Hidrogen, (H), Nitrogen (N) atau Belerang (S) yang jika bereaksi dengan Oksigen (O2) menyebabkan munculnya proses pembakaran yang menyebabkan pelepasan energi panas pada reaksi.

      Apabila terjadi kontak antara kulit dengan api, indra sensori kita akan menerima sensasi panas tersebut, kemudian dikirim ke otak sehingga kita merasakan sakit sebagai tanda bahaya yang timbul.

      Karena reaksi pembakaran membutuhkan pasokan oksigen, maka dengan itu api dapat dimatikan dengan cara memutuskan ikatan reaksi yang terjadi pada atom tertentu dengan oksigen. Yaitu dengan menghalangi oksigen supaya tidak masuk kedalam reaksi.

      Kenapa Ular Berbisa atau Beracun ?

      March 18, 2018 Add Comment
      Ilustrasi : Bisa Ular yang Beracun
      Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti manusia, karena racun atau bisa-nya yang sangat berbahaya. Lebih berbahayanya lagi ular merupakan organisme yang tergolong memiliki populasi terbanyak di dunia. Meskipun hanya sekitar 350 dari -+2900 spesies ular yang memiliki bisa atau racun. Tetap, ular beracun patut dikelompokan ke dalam predator mengerikan.

      Telah banyak kasus orang meninggal dunia yang disebabkan oleh "Racun Ular". Namun, hal tersebut merupakan sutau kejadian yang lazim, Karena ular dapat berkembanng biak dimana saja kecuali di tempat yang tertutup oleh salju. Jadi tak heran jika kita kerap menjumpai sosok ular dalam kehidupankita, baik itu di sawah, jalan, sungai, maupun ular nyasar ke rumah kita. Nah, yang menjadi pertanyaan,
      Kenapa Ular Berbisa atau Beracun ?

      Bisa ular adalah sebuah reaksi kimia yang tercipta oleh kelenjar khusus yang tersimpan pada kantung khusus ( alveolus ) yang terdapat di setiap sisi kepala bagian bawah dan di belakang mata yang dibungkus oleh selubung otot. Kemudian kelenjar tersebut disalurkan melalui sebuah duksus dan berakhir pada dasar taring, Jadi taring ular diibaratkan sebuah suntikan yang mengandung racun. Jadi dengan dikethuinya fenomena ini timbul suatu alasan mengapa jika kita membunuh ular diharuskan untuk menghancurkan bagian kepala ular.
      Bagaiman kelenjar itu terbentuk dan dari mana asal racun pada bisa ular?
      Kelenjar tersebut tercipta karena kombinasi antara air liur ular yang memiliki enzim dan protein. protein dan enzim yang terkadung pada bisa ular memiliki jenis yang berbeda-beda. Meskipun tidak semua protein pada bisa ular berbahaya bagi manusia, Namun ada sebagian protein yang terdapat pada bisa ular yang dapat menimbulkan efek racun bagi manusia.

      Nah sudah tahu bukan mengapa bisa ular beracun? Tapi tahukan kamu jika bisa atau ular terbagi atas 2 kelompok, mau tahu? Yuk lanjut. Racun ular diklasifikasikan berdasarkan efek yang ditimbulkan pada mangsanya saat terinfeksi racun. Kedua jenis racun tersebut antara lain, Hemotoxic dan Neurotoxic. Perbedaan racun pada bisa ular timbul karena adanya perbedaan komposisi dan jenis protein dan enzim yang terdapat pada bisa ular.

      Salah satu jenis racun pada bisa ular yaitu Hemotoxic, merupakan racun tingkat rendah karna racun ini hanya mempengaruhi organ sekitar dan darah. Efek dari racun jenis ini berupa peradangan dalam tubuh dan bahkan bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah milik korban. Meskipun tidak menyebabkan kematian akan tetapi efek yang ditimbulkan juga akan berakibat fatal dalam jangka waktu yang panjang.


      Kemudian terdapat racun jenis Neurotoxic, merupakan racun tingkat dewa. Dampak yang timbul akibat racun ini dapat memperngaruhi susunan syaraf pusat. Efek samping yang ditimbulkan dari racun jenis ini adalah kejang-kejang, lumpuh, bahkan bisa menyebabkan kematian.

      Di Indonesia sendiri ular yang memiliki racun jenis Neurotoxic yang kerap kita jumpai adalah ular sendok atau king kobra dan ular belang.

      Sekian ulasan mengenai bisa atau racun ular. Untuk pembaca sekalian, semoga lebih berhati-hati jika berpapasan dengan si ular ini. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan berikan komentar

      Dua Manfaat Babi

      February 10, 2018 Add Comment
      Manfaat Babi
      Mayoritas orang Indonesia menganggap babi adalah hewan jorok yang merupakan inang dari berbagai organisme parasite mengerikan. Bahkan, beberapa agama mengahramkan babi untuk dikonsumsi. Sehingga timbul isu.
      Jika, babi tidak memiliki manfaat sama sekali, lalu untuk apa diciptakan?
      Sekilas teringat perkataan guru SMP author, yang pernah mengatakan “Semua yang ada di dunia ini, memiliki manfaat tersendiri, entah itu uler, kotoran, bahkan debu sekalipun”.

      Ternyata babi yang merupakan hewan terlarang untuk di ternak, sebenarnya memiliki peran penting bagi perkembangan ilmu kedokteran loh.
      Lha kok bisa? 
      Yuk kita mengenal manfaat babi, supaya babi tidak di caci maki lagi, heheh. Babi adalah sejenis hewan ungulata yang bermoncong panjang dan berhidung lemper. Babi sediri mulanya berasal dari Eurasia (gabungan benua Eropa dan Asia).

      Babi merupakan hewan omnivora yang berarti babi adalah pemakan segalanya baik hewani maupun nabati. Meskipun terkesan menjijikan, Babi merupakan hewan yang paling cerdas dan mudah dipelihara loh. Bahkan ada sebuah pernyataan bahwa babi lebih pintar dari kucing maupun anjing.
      Baca Juga : Dua Teori Asal Usul Pembentukan Alam Semesta
      Menurut kepercayaan agama islam babi haram untuk disentuh dan dagingnya juga haram untuk dikonsumsi karna terdapat banyak organisme parasite mengerikan seperti Taenia solium, Taenia saginata, Taenia asiacita (Marga Cacing Pita), Schistosoma japonicas(Cacing Darah) dan berbagai parasit mengerikan dan lain-lain.

      Banyak suku di Indonesia yang masih suka mengkonsumsi babi seperti suku bali, suku dayak, suku-suku di papua, batak toraja, dll. Tahukah kamu ? sebelum agama Islam masuk ke nusantara babi umum dijadikan hewan ternak oleh masyarakat Jawa.
      Baca Juga : Manfaat dan Bahaya Mempelajari Ilmu Biologi
      Wah, mengerikan juga ya babi ini, tapi kok bisa ya punya peran penting dalam dunia kedokteran? Lantas, apa saja manfaat yang bisa kita ambil dari keberadaan babi ini?
      1. Hewan Ternak Lain Terbebas dari Cacing Parasit
        Babi adalah hewan yang rakus seperti halnya koruptor, namun dibalik kerakusannya itu tubuh babi berguna sebagai sarang cacing (parasite) yang dapat merugikan manusia. Dengan adanya babi hewan ternak seperti kambing, sapi, dll terbebas dari infeksi beberapa cacing yang ada di tubuh babi. Salah satu dari kelompok cacing tersebut, dan terbilang sangat populer adalah Taenia Solium (Cacing Pita). Cacing ini dominan menginfeksi dan bersarang pada tubuh babi, hal ini lah salah satu penyebab kenapa babi haram dikonsumsi. Jika tidak ada babi, Taenia solium pasti akan menginfeksi hewan ternak lainnya seperti kambing, sapi, dll karena telur cacing tersebut membutuhkan tempat higenis untuk berubah menjadi larva.
        Meskipun begitu, keberadaan babi masih belum dikatakan kondisi aman bagi hewan ternak lainnya. Ada fakta yang menyatakan bahwa minoritas daging sapi terinfeksi oleh cacing Taenia saginata (temannya Taenia solium). Apabila babi musnah dari dunia ini, kemungkinan besar Taenia solium akan mengukuti temannya untuk menginfeksi sapi, al hasil sapi akan diharamkan untuk dikonsumsi dan kita tidak dapat lagi merasakan enaknya daging sapi.
      2. Sebagai Tester Riset Penelitian Medis
        secar, babi sangat berbeda jauh dengan manusia bahkan tidak ada sedikitpun kemiripan. Akan tetapi, secara anatomi dan fisiologi hampir 90% babi memiliki banyak persamaan dengan manusia. Jadi kemungkinan besar obat apapun yang bekerja pada manusia juga dapat bekerja pada babi, begitu pula sebaliknya. Banyak ilmuan yang terus melakukan riset terhadap babi. Bahkan ada ilmuan yang pernah menumbuhkan kembali otot kaki manusia menggunakan implan dari jaringan kandung kemih babi. Wow sungguh luar biasa bukan. Selain itu babi juga sering dijadikan bahan percobaan obat-obatan, vaksin, serum, dll.

      Jadi bagaimana, masih membenci keberadaan babi ? kalo dipikir-pikir, sebenarnya setiap ciptaan tuhan itu memiliki manfaat tersendiri, bahkan debu sekalipun. Jika karangan mimin tentang babi ini kurang lengkap, kamu bisa mencari jurnal-jurnal ilmiah yang membahas mengenai pemanfaatan babi.

      Seberapa Panjang Rambut Kita Dapat Tumbuh ?

      February 10, 2018 Add Comment
      Ilustrasi : Memanjangkan Rambut
      Pernah nggak sih kamu punya niatan buat manjangin rambut biar bisa mecahir rekor "Rambut Terpanjang di Dunia". Eh tapi, pas rambut udah panjang susah banget buat tumbuh dan akhirnya dipotong sama guru di sekolah, hahah. Oke, yang menjadi isu kali ini adalah sebarapa panjang sih rambut kita ini dapat tumbuh ? penasaran ? yuk simak.

      Rambut merupakan organ yang tumbuh pada kulit manusia maupun hewan ( terutama mamalia ). Rambut dalam tempat tumbuhnya juga dibedakan menjadi bermacam-macam, antara lain rambut ketiak, rambut kepala, rambut kemaluan, dan lain sebagainya.
      Baca Juga : Dua Teori Pembentukan Alam Semesta
      Pertumbuhan rambut pada manusia disebabkan dan dipengaruhi oleh hormon testosteron. Testosteron adalah hormon steroid (senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis yang dapat dihasil reaksi penurunan dari terpena atau skualena) dari kelompok androgen (hormon steroid yang merangsang atau mengontrol perkembangan serta pemeliharaan karakteristik laki-laki vertebrata dengan mengikat reseptor androgen yang juga merupakan pendukung aktivitas organ seks pria dan pertumbuhan karakteristik seks sekunder laki-laki ), jika ingin mengenal lebih jauh tentang “steroid” dan “androgen” bisa kamu cari sumber refrensi berupa buku atau sumber terpercaya lainnya. Selain membentuk rambut kepala hormon testosteron juga membentuk rambut pada bagian tubuh lainnya seperti kumis, jenggot, rambut ketiak, dan lain sebagainya.
      Bagaimana hormon ini bekerja ? 
      Kisah singkatnya Testosteron diproduksi oleh sel-sel khusus dalam testis laki-laki dan indung telur perempuan,setelah Testosteron terbentuk secara sempurna, lalu mereka mulai berjalan-jalan di sekitar tubuh mencari situs reseptor, Testosteron menuju ke daerah folikel rambut jika sudah sampai di sana Testosteron kemudian akan mengikat reseptor androgen lalu memulai ekspresi gen yang dirubah. kemudian membantu atau merusak folikel rambut (struktur kulit di mana rambut akan tumbuh) kita.

      Nah sampai sini kita sudah mendapat banyak pengetahuan mengenai kisah kelam rambut pada manusia, tapi kita masih belum mendapat jawaban apakah panjang rambut kita bisa mencapai bermeter-meter seperti rapunzel ? Seperti halnya kehidupan, rambut juga memiliki siklus pertumbuhan siklus ini terbagi atas 3 fase, antara lain :
      1. Fase anagen ( masa pertumbuhan )
      2. Pada masa ini rambut sedang berlomba-lomba untuk menjadi helai rambut yang paling panjang. Normalnya sekitar 80%-85% rambut yang terdapat pada tubuh kita berada pada fase ini, dan normalnya juga fase ini berlangsung selama kurang lebih 3-8 tahun lamanya.
      3. Fase catagen ( masa transisi )
      4. Pada masa ini rambut sudah berhenti untuk tumbuh. Normalnya fase ini berlangsung kurang lebih 2-3 minggu.
      5. Fase ( fase lelah )
      6. Pada masa ini rambut sudah lelah untuk bekerja dan mulai merontokan dirinya. Fase ini terjadi pada waktu tertentu dan terjadi secara serentak, tapi tenang jika testosteron kita masih dibilang normal maka rambut pada tubuh kita akan mamulai pada fase anagen lagi. Sekitar 10%-15% rambut kita terjadi pada fase ini.

      Jika normalnya rambut kita mengalami pertumbuhan sekitar 0,5 inci atau kurang lebih 12,7cm setiap bulannya. Maka, untuk mencapai 2 m saja kemungkinan susah.

      Namun begitu kita pernah melihat orang yang memiliki rambut seperti rapunzel di berbagai acara televisi bukan? besar kemungkinan orang tersebut mengalami kelebihan hormon testosteron. Namun jika kamu ingin mencoba memanjangkan rambut, silahkan saja. Siapa tahu nanti kamu bisa memecahkan rekor dunia dengan orang yang memiliki rambut terpanjang di dunia, dan akhirnya masuk tv deh.
      Baca Juga : Perbedaan dan Pengertian Vaksin dan Serum
      Oh iya sedikit informasi tambahan, sebenarnya laju pertumbuhan rambut pada laki-laki maupun perempuan hampir sama, tidak ada bedanya. Tetapi, mengapa wanita dominan memiliki rambut panjang? karena sejak kecil mayoritas perempuan tidak pernah memotong rambut mereka, jadi yah wajar saja.Tapi, para laki-laki juga bisa mempunyai rambut sepanjang para perempuan loh, itu sih jika tidak terkena razia dari guru di sekolahan, hahah.

      Oh iya lagi nih, folikel rambut pada tubuh kita diibaratkan tabung kecil tepat keluarnya rambut pada tubuh, namun bukan berarti zat-zat lainnya yang berasal dari luar tubuh tidak bisa masuk ke dalam tubuh kita melalui folikel rambut. Jadi kebersihan diri sangatlah penting agar kita tidak mudah sakit, dan kurangilah untuk menggunakan bahan kimia karna secara tidak langsung dapat merusak sel-sel pada tubuh kita.

      Kenapa Ada Daun yang Tidak Berwarna Hijau ?

      February 10, 2018 Add Comment
      Ilustrasi :Pohon berwarna merah atau kuning (tidak hijau)
      Sebagian besar tanaman memiliki daun yang berwana hijau standar. Meski begitu tak jarang pula terdapat daun yang memiliki warna selain hijau antara lain tanaman Keladi bintang merah dan sri rejeki yang memiliki daun berwarna merah, tanaman pangkas legistrum yang memiliki daun berwarna kuning dan tanaman lainnya yang memiliki daun selain hijau.

      Dengan begitu timbul suatu pertanyaan yang berbunyi “mengapa ada daun yang tidak berwarna hijau?”. sebelum kita bahas lebih lanjut alangkah baiknya kita mengetahui dahulu apa yang menyebabkan daun pada umunya memiliki warna hijau. Setiap makhluk hidup tersusun atas kumpulan-kumpulan sel. Sel adalah unit terkecil penyusun seluruh makhluk hidup. Jika kita mendirikan sebuah bangunan, sel diibaratkan sebutir debu yang terdapat pada pasir yang kita gunakan untuk membangun bangunan yang kita harapkan.
      Baca Juga: Seberapa Panjang Rambu Kita Dapat Tumbuh ?
      Dalam tumbuhan terdapat sel yang bernama kloroplas. Kloroplas merupakan salah satu bentuk plastid. Plastid adalah organel yang terbungkus oleh dua lapis membran dan mengandung pigmen yang sebagian besar merupakan klorofil atau zat hijau daun. Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan penting dalam proses fotosintesis.

      Jadi itu mengapa mayoritas tumbuh-tumbuhan memiliki daun yang berwarna hijau. Tapi mengapa ada tumbuhan yang memiliki daun yang berwarna bukan hijau?

      Sel pada makhluk hidup juga memiliki struktur penyusun yang disebut organel sel. Pada sel tumbuhan terdapat organel sel yang bernama plastida. Pada sel tubuhan plastida terdiri dari 3 macam, antara lain Kromoplas, Leukoplas dan Kloroplas. Yang menyebabkan ada tumbuhan yang daunnya tidak berwarna hijau adalah pigmen kromoplas pada daun.
      Baca Juga : Dua Manfaat Babi
      Kromoplas, adalah plastida yang menghasilkan warna non fotosintesis yaitu warna kuning, jingga, merah dan lain sebagainya. Pada tumbuhan, umumnya pigmen Kromoplas ini terdapat pada buah, biji ataupun bunga yang dihasilkan oleh tumbuhan itu.

      Meskipun begitu tak jarang pula ada tumbuhan yang memendam pegmen ini pada bagian daun. Kromoplas juga dibeadakan menjadi 6 macam berdasarkan warna yang dihasilkan, antara lain :
      • Karotin     : Berwarna merah-jingga, misalnya pada wortel
      • Xantofil    : Berwarna kuning pada daun yang tua
      • Fikosantin : Berwarna coklat pada ganggang Phaeophyta
      • Fikosianin : Berwarna biru pada ganggang cyanophyta
      • Fikoeritrin : Berwarna merah pada sri rejeki
      • Antosianin : Berwarna warna merah-ungu sampai kuning pada bunga
      Warna daun pada tumbuhan juga dapat berubah oleh pengaruh derajat keasaman (pH) pada lingkungan sekitar. Semakin rendah tingkat phHnya (asam) maka, akan muncul warna merah, sebaliknya semakin tinggi tingkat pHnya (basa) maka, akan muncul warna biru pada daun.

      Kenapa Golongan Darah Berbeda-beda?

      January 30, 2018 Add Comment
      Macam atau Jenis Golong Darah
      Pernah nggak sih kepikiran kenapa ada istilah golongan darah dan kenapa juga sih golongan darah kita ini berbeda-beda? padahal secara garis besar warnanya sama "merah". Nah, Kali ini Author akan menjawab pertanyaan seputar perbedaan golongan darah. Sebelum, mengulas lebih jauh, alangkah baiknya kita mengetahui apa sih darah itu? Darah adalah sebuah jaringan ikat yang memiliki peran penting menjaga keseimbangan tubuh.

      Selain berfungsi sebagai wahana transportasi O2 (oksigen), CO2 (karbon dioksida), darah juga berperan sebagai jaringan pengikat antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya, dimana darah berperan penting sebagai alat stabilitas atau keseimbangan tubuh manusia.

      Sebelum abad ke-20 manusia beranggapan bahwa setiap darah yang dimiliki oleh manusia itu sama. Akibatnya, banyak orang yang meninggal akibat transfusi darah yang tidak sesuai. Kemudian, pada tahun 1900, Karl Landsteiner, seorang ahli imunologi dan patologi bersama dengan temannya mencoba mengulas permasalahan tersebut dan melakukan riset dengan hasil penggolongan darah pada manusia dengan menggolongkan darah menjadi 4 macam yaitu A,B,AB dan O.

      Penggolongan darah tersebut, didasarkan pada keberadaan zat aglunitin (zat anti) yang terdapat di dalam eritrosit (sel darah merah), tepatnya di dalam serum darah yang dapat mempengaruhi proses aglutinasi dan adanya aglutinogen (anti gen) yang berfungsi sebagai anti gen dalam darah. Aglutinin adalah zat antibodi yang akan menggumpalkan zat asing berupa racun, virus bahkan antigen asing (darah pendonor) yang ditermima oleh penerima darah.

      Antibody atau sistem imun tersebut, akan mengscan atau membaca antigen yang ada di darah kita. Jika antibody menemukan sel darah yang memiliki sifat berbeda dengan sel darah asli kita, maka antibody akan menganggap objek tersebut sebagai objek berbahaya dan akan melawannya.

      Akibatnya, terjadi penggumpalan eritrosit (sel darah merah) dari pendonor di dalam pembuluh darah penerima (resipien). Yang nantinya akan berakibat fatal bagi tubuh si resipen (penerima). Jika terjadi penggumpalan melebihi ambang batas dapat menyebabkan kematian. Intinya, di dalam setiap tetes darah, terdapat sebuah sistem keamanan yang dijaga ketat oleh bodyguard yang siap menghancurkan orang asing yang dianggap sebagai penyusup.

      Sebenarnya golongan darah bukan hanya ABO. Penggolongan darah pada manusia juga dipengaruhi oleh system Rh (Sistem Rhesus) yaitu dengan memperhatikan ada atau tidaknya aglutinogen Rhesus dalam eritrosit. Individu yang eritrosit mengandung aglutinogen Rhesus dikelompokan kedalam Rh+. Begitu pula sebaliknya, individu yang eritrosit tidak mengandung aglutinogen Rhesus dikelompokan kedalam Rh .

      Dengan adanya penggolongan darah dengan berdasar pada system Rheusus , golongan darah yang semula dikelompokan menjadi empat macam (A,B,AB,O). Dibagi lagi, sehingga golongan darah pada manusia menjadi 8 macam golongan, yaitu A+,A-,B+B-,AB-,AB+,O+ dan O-.

      "Lah Kenapa, sih?"

      Perbedaan Rhesus ini juga dapat mempengaruhi kegiatan transfusi, sama seperti system golongan darah ABO. Darah yang memiliki Rhesus negatif (-) tidak bisa menerima darah yang memiliki Rhesus Positif (+), begitu pula sebaliknya.

      Jadi kesimpulannya golongan darah pada manusia dibedakan berdasar aglunitin (zat anti) yang apabila terdapat zat asing. Dengan sigap Zat Anti tersebut, akan menghancurkan zat asing yang masuk ke dalam darah, sehingga terjadi penggumpalan di dalam darah.

      Nah, dengan begitu jawaban "Kenapa Golongan Darah Berbeda?" sudah terjawab. Dengan jawaban, "Tujuan dari mengelompokan darah menjadi beberapa jenis dimaksudkan untuk memberikan identitas kepada darah suatu individu dan apabila terjadi penyelewengan identitas darah yang diterima oleh si penerima donor, akan menyebabkan kerusakan pada sistem peredaran darah".

      Sekian artikel mengenai perbedaan golongan darah pada manusia semoga dapat menambah wawasan sobat In Life.

      Teori Big Bang

      January 30, 2018 Add Comment
      Gambaran Mngenai Teori BigBang.
      Sebelumnya kita pernah membahas tentang pebentukan alam semesta pada artikel "2 Teori Pembentukan Alam Semesta yang Didukung Para Ahli"salah satunya aalah teori big bang atau biasa disebut dengan teori ledakan atau dentuman besar. Oke, pada artikel kali ini mimin akan mengulas seputar teori big bang, mulai dari pengertian atau definisi teori big bang, pencetus atau penemu teori big bang, sejarah perkembangan teori big bang dan kelebihan serta kelemahan dari teori big bang

      Ledakan atau Dentuman Besar dikenal dengan istilah Big Bang adalah sebuah teori pembentukan alam semesta yang hingga saat ini masih dijadikan rujukan kajian sebagai teori pembentukan alam semesta oleh para ahli. Dari semua teori pembentukan alam semesta yang ada, teori big bang adalah teori yang paling ilmiah dan dapat diterima oleh siapa saja.

      Menurut Wikipedia,Teori Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (Big Bang) merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan alam semesta. 

      Teori Big Bang pertama kali ditemukan oleh Monsignor Georges Lemaitre, seorang kosmologi astrofisika yang lahir di Belgia pada 17 Juli 1894. Menurutnya dahulunya alam semesta berupa partikel kecil yang memiliki massa jenis dan suhu yang sangat tinggi. Semakin lama, isi dari partikel tersebut mulai saling menjauhi dan memuntahkan semua isinya ke seluruh alam semesta.


      Istilah Big Bang atau dentuman besar sendiri,  hanyalah sebuah istilah proses mengembangnya partikel yang merupakan induk alam semesta, karena proses pengembanganya partikel tersebut terjadi sengat cepat, yang prosesnya hampir sama dengan proses ledakan.

      Kemudian pada tahun 1948, George Gamow, seorang fisikawan dan kosmologi kelahiran ukraina, menegaskan bahwa jika alam semesta tercipta dari sebuah ledakan besar maka dalam alam semesta ini harusnya terdapat radiasi hasil ledakan.

      Sebelum George Gamow mengemukakan gagasannya tersebut, Arni Penzias dan Robert Wilson, seorang astronom radio Amerika Serikat, pada tahun 1940-an melakukan sebuah penelitian yang menghasilkan temuan “radiasi dasar gelombang mikrokosmis” pada tahun 1964. Temuan tersebut membuktikan penyataan George Gamow, tentang radiasi hasil ledakan sehingga memperkuat berdirinya teori big bang.


      Kelemahan dari teori big bang adalah tidak dapat menjelaskan secara rinci mengenai kondisi awal alam semesta, melainkan hanya menjelaskan perubahan umum alam semesta. Akan tetapi, isi dari teori big bang dapat membuktikan fenomena kiamat atau akhir dari alam semesta yang akan terjadi.

      Jadi, Inti dari isi teori big bang adalah alam semesta dulunya berupa ruang hampa udara yang didalanya terdapat sebuah partikel superatom yang memiliki massa jenis dan suhu yang sangat tinggi hingga akhirnya, isi dari partikel tersebut menyebar hingga akhirnya terbentuk jagat raya yang sekarang ini. Yang suatu saat isi partikel tersebut berupa material jagat raya seperti bintang, planet, dll tersebut akan menyatu kembali hingga terbentuk sebuah superatom lagi.

      Berikut ulasan mengenai Teori Big Bang sebagai teori pembentukan alam semsta yang didukung oleh banyak ahli. Jika Kamu ingin mengetahui teori big bang lebih dalam dan kompleks lagi, mimin sarankan untuk membaca jurnal-jurnal ilmiah yang membahas seputar teori big bang sebagai teori pembentukan alam semesta